Kamis, 05 Desember 2024 Kat : Berita Desa

Bakti stunting

Bakti stunting

Stunting saat ini menjadi salah satu Perhatian Khusus di Indonesia Khususnya  di Kabupaten Lombok Barat. Berbagai Macam Upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah Untuk mengurangi atau mencegah angka stunting di Lombok Barat yaitu salah satunya dengan pemberian  protein Tinggi (Telur) dan Susu PDK,. Angka Stunting di Lombok Barat saat ini per April 2024 sudah menurun hingga 10,9 Persen .

Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat bekerja sama dengan Dinas Kesehatan ,BPBD,P2KBP3A, Kecamatan Gerung melaksanakan kegiatan Pemberiaan Protein Tinggi (Telur) dan Susu PDK yang di laksanakan di Desa Tempos sebagai upaya untuk mengurangi persentase angka stunting di Kabupaten Lombok Barat.

Stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak. Stunting juga menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya. Tidak jarang masyarakat menganggap kondisi tubuh pendek merupakan faktor genetika dan tidak ada kaitannya dengan masalah kesehatan. Faktanya, faktor genetika memiliki pengaruh kecil terhadap kondisi kesehatan seseorang dibandingkan dengan faktor lingkungan dan pelayanan kesehatan. Biasanya, stunting mulai terjadi saat anak masih berada dalam kandungan dan terlihat saat mereka memasuki usia dua tahun. Stunting memiliki gejala-gejala yang bisa Anda kenali, misalnya:

  1. Wajah tampak lebih muda dari anak seusianya
  2. Pertumbuhan tubuh dan gigi yang terlambat
  3. Memiliki kemampuan fokus dan memori belajar yang buruk
  4. Pubertas yang lambat
  5. Saat menginjak usia 8-10 tahun, anak cenderung lebih pendiam dan tidak banyak melakukan kontak mata dengan orang sekitarnya
  6. Berat badan lebih ringan untuk anak seusianya

Pihak Kementrian Kesehatan menegaskan bahwa stunting merupakan ancaman utama terhadap kualitas masyarakat Indonesia. Bukan hanya mengganggu pertumbuhan fisik, anak-anak juga mengalami gangguan perkembangan otak yang akan memengaruhi kemampuan dan prestasi mereka. Selain itu, anak yang menderita stunting akan memiliki riwayat kesehatan buruk karena daya tahan tubuh yang juga buruk. Stunting juga bisa menurun ke generasi berikutnya bila tidak ditangani dengan serius.

Faktor-faktor yang Menyebabkan Stunting

Mengingat stunting adalah salah satu masalah kesehatan yang cukup membahayakan, memahami faktor penyebab stunting sangat penting untuk dilakukan. Dengan begitu, Anda bisa melakukan langkah-langkah preventif untuk menghindarinya. Berikut ini beberapa faktor penyebab stunting yang perlu Anda ketahui:

Stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak. Stunting juga menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya. Tidak jarang masyarakat menganggap kondisi tubuh pendek merupakan faktor genetika dan tidak ada kaitannya dengan masalah kesehatan. Faktanya, faktor genetika memiliki pengaruh kecil terhadap kondisi kesehatan seseorang dibandingkan dengan faktor lingkungan dan pelayanan kesehatan. Biasanya, stunting mulai terjadi saat anak masih berada dalam kandungan dan terlihat saat mereka memasuki usia dua tahun. Stunting memiliki gejala-gejala yang bisa Anda kenali, misalnya:

  1. Wajah tampak lebih muda dari anak seusianya
  2. Pertumbuhan tubuh dan gigi yang terlambat
  3. Memiliki kemampuan fokus dan memori belajar yang buruk
  4. Pubertas yang lambat
  5. Saat menginjak usia 8-10 tahun, anak cenderung lebih pendiam dan tidak banyak melakukan kontak mata dengan orang sekitarnya
  6. Berat badan lebih ringan untuk anak seusianya

Pihak Kementrian Kesehatan menegaskan bahwa stunting merupakan ancaman utama terhadap kualitas masyarakat Indonesia. Bukan hanya mengganggu pertumbuhan fisik, anak-anak juga mengalami gangguan perkembangan otak yang akan memengaruhi kemampuan dan prestasi mereka. Selain itu, anak yang menderita stunting akan memiliki riwayat kesehatan buruk karena daya tahan tubuh yang juga buruk. Stunting juga bisa menurun ke generasi berikutnya bila tidak ditangani dengan serius.

Penulis : Administrator
Dilihat : 3
Belum ada komentar
Form Komentar
Artikel Lainnya

Komentar Terbaru

Statistik Penduduk

Statistik Pengunjung

Pengunjung Hari Ini 80
Pengunjung Kemarin 0
Pengunjung Minggu Ini 93
Pengunjung Bulan Ini 242
Total Pengunjung 691
IP Address 192.168.170.254
Browser Unknown Browser